Resume Materi Mata Kuliah Pengantar Biologi Molekuler

        Biologi mempelajari segala kehidupan, baik yang kasat mata ataupun yang tidak kasat mata. Biologi membantu dalam menjaga kehidupan manusia. Biologi saat ini berada pada titik yang strategis karena dapat sebagai subyek maupun obyek dari ilmu lain dalam pengetahuan alam. Dama perkembangan ilmu saat ini perlu dibutuhkannya dua hal penting yaitu kemajuan teknologi dan visi yang membimbing. Menurut Minarno (2012) sejak awal abad ke-21, biologi telah mengalami perkembangan yang pesat. Fokus kajian juga telah mengalami perubahan yang signifikan, bukan hanya terbatas pada Tingkat organisme atau sel, melainkan lebih dalam lagi ke tingkat molekuler, sehingga dikenal dengan biologi molekuler.

        Biologi molekuler merupakan cabang biologi yang mempelajari aktivitas biologi sel pada level molekuler, yaitu meliputi sintesis, modifikasi, mekanisme, dan interaksi biomolekul. Secara garis besar biologi molekuler dipisah berdasarkan kajian yang diamati yaitu genomic dan proteomic. Genomic ini membahas mengenai struktur, proses serta mekanisme yang berkaitan dengan DNA dan RNA. Sedangkan untuk proteomik membahas mengenai struktur asam amino, modifikasi rantai asam amino, dan struktur protein.

Sejarah Perkembangan Biologi Molekuler sebagai berikut:
  • Robert Hooke (1665): memperkenalkan istilah sel yang merupakan hasil dari pengamatannya menggunakan mikroskop sederhana yang perbesarannya 30x. Sel dibuat dari irisan melintang tumbuhan, yang sejatinya Nampak adalah dinding sel.
  • Anton van Leeuwenhoek (1680): menemukan mikroskop yang dapat melihat benda-benda kecil yang membuktikan pengamatan dari Robert Hooke. Anton juga menemukan adanya aktivitas sel, berupan cairan kental yang berputar-putar dan dinamainya “Juice”. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan “Juice” adalah sitoplasma.
  • Robert Brown (1833): mengenalkan istilah nuclei sebagai inti sel. Pengamatan ini didasarkan adanya titik hitam yang tampak pada setiap pengamatan yang dilakukannya.
  • Schleiden dan Schwann (1839): mengenalkan istilah sel sebagai unit dasar penyusun kehidupan.
  • Mendel (1865): mengenalkan teori persilangan dengan menjelaskan istilah “factor pewarisan” sebagai suatu unit yang diwariskan dari parental (orang tua) ke turunannya.
  • W. Flemming (1879): menunjukkan adanya chromosome pada proses mitosis, tetapi Flemming sendiri belum mengetahui dan memberi nama istilah kromosom.
  • Waldeyer (1915): mengenalkan istilah kromosom.
  • Morgan, Sturtevant, Muller, dan Bridges (1915): mencoba menjelaskan secara lebih mendetail mengenai gen, dan menyatakan bahwa gen terletak pada kromosom yang ikut terwariskan oleh kromosom. Hingga di tahun 1950-an pengetahuan ini masih bersifat stagnan dan berkembang di lingkup deskripsi dan aktifitas kromosom.
  • Maxam, Gilbert dan Sanger (1977): mengembangkan metode sequencing, yang mana metode ini memungkinkan mengetahui urutan basa nukelotida dari suatu sekuen.
  • Tahun 1978: pertama kalinya dilakukannya rekayasa genetika dengan cara memasukkan gen pengkode insulin ke dalam bacteriophage, hal ini menjadi tolak awal pemanfaatan di dunia kesehatan.
        Teknik biologi molekuler salah satunya yaitu kloning ekspresi yang berfungsi untuk mempelajari fungsi protein. Di Teknik ini potongan DNA penyandi protein yang diinginkan ditransplantasikan ke suatu plasmid. Kemudian plasmid yang telah emngandung potongan DNA yang diinginkan tersebut dapat disisipkan ke dalam sel bakteri atau sel hewan. Setelah penyisipan ke dalam sel, protein yang disandi oleh potongan DNA dapat diekspresikan oleh sel yang bersangkutan.


Referensi

Hariyadi, Slamet. 2015. Evaluasi Akademik Mahasiswa Biologi Terhadap Perkuliahan Genetika di Universitas Jember. Jurnal BIOeduKASI, 3(2): 336-348.

Minarno, E.B. 2012. Pembelajaran Bioeti-ka sebagai Pengawal Perkembangan Biologi Modern dan Penyelamatan Lingkungan Hidup. Jurnal El-Hayah, 3(1): 35-40.

Mushlih, Miftahul. 2019. Buku Ajar Mata Kuliah Biologi Molekuler “Aplikasi Dasar di Dunia Kesehatan”. Sidoarjo: UMSIDA Press.

Wikipedia. 2023. Biologi Molekuler. https://id.wikipedia.org/wiki/Biologi_molekuler



Nama : Dwike Julia Ajeng Ayuningtyas
NPM : 21025010122

Comments

Popular posts from this blog

Resume Materi DNA (Struktur dan Replikasi)